BERITA TERKINI :
Home » » HRW Kepada Abbas: Keadilan Merupakan Hak Korban, Tak Bisa Ditawar

HRW Kepada Abbas: Keadilan Merupakan Hak Korban, Tak Bisa Ditawar




Washington-Pusat Informasi Palestina: Kenneth Roth, Direktur eksekutif Human Rights Watch mengkritik pidato Presiden Otoritas Palestina, Mahmud Abbas di hadapan sidang umum PBB, Jumat (26/9) lalu karena tak bersikap tegas untuk bergabung dengan pengadilan pidana internasional.
Roth mengatakan, Abbas harus menghentikan wacana bahwa keadilan bisa ditawar, karena keadilan merupakan hak korban kejahatan perang dalam pertikaian Israel-Palestina.
Pejabat Organisasi HAM Amerika ini menegaskan pentingnya bergabung ke pengadilan pidana internasional, meski harus menghadapi tekanan dan dikte dari segenap kekuatan barat.
Rots menambahkan, jika kekerasan terus berlanjut, maka perdamaian akan makin sulit dicapai dibanding sebelumnya.
Sementara itu Sekjen OKI, Iyad Madani dalam wawancaranya dengan harian The Associated Press mengatakan, OKI mendesak Palestina untuk segera bergabung ke Pengadilan Pidana Internasional, untuk menyeret pimpinan politik dan militer “Israel” atas kejahatan perang yang mereka lakukan dan pelanggaran terhadap kemanusiaan.
Jaksa di pengadilan pidana internasional, Fatou Bensouda mengungkap, otoritas Palestina sampai saat ini belum pernah mengadukan secara resmi para penjahat perang zionis dalam agresinya ke Gaza.
Al-Jazeera menyebutkan, dalam dokumen rahasia, Bensouda menyatakan, belum ada sinyal positif dari Menlu Palestina, Riyad Maliki bahwa pemerintahannya menyetujui upaya Menteri Kehakiman Salam Saqa terkait permintaan investigasi kejahatan perang zionis di Gaza, yang berarti bahwa otoritas Palestina belum menyetujui permintaan tersebut. (qm/infopalestina.com)
Bagi Artikel ini :

0 Komentar:

Sampaikan komentar anda

Untuk perbaikan kami... !

 
Supported by : KNRP Kota Bima | Divisi Media dan Humas
Hak Cipta © 2013-2014 KNRP│Kota Bima Online - All Rights Reserved
Web prepared by abujadidbima Published by Divisi Media dan Humas
Proudly developed by abujadidbima