Sabtu, 27 September 2014

Netenyahu: Kalau Tak Ada Agresi Darat ke Gaza, Kami Pasti Kehilangan 1000 Serdadu

BY KNRP Kota Bima IN No comments




Gaza – Pusat Informasi Palestina: Harian berbahasa Ibrani Yediot Aharonot mengungkap statemen dari rekaman percakapan telepon antara PM 'Israel' Benjemen Netenyahu dengan orang tua seorang serdadu Zionis yang terbunuh di timur kampung Sejaiyah dalam agresi darat ke Jalur Gaza.
Yediot Aharonot menyatakan di situs internetnya kemarin, orang tua serdadu Yahudi yang dipanggil Over Mandalobets itu sengaja merekam percakapan telepon yang dilakukannya dengan Netenyahu dengan durasi 20 menit setelah sebelumnya menghubungi untuk menyampaikan bela sungkawa atas kematian anaknya Oz dalam baku tembak di Sejaiyah.
Mereka berdua bicara soal keuntungan masuk Jalur Gaza  dengan agresi, Over mengatakan kepada Netenyahu, bahwa anaknya khawatir dengan gagasan invasi darat ke Jalur Gaza  dan banyak bertanya kepada orang tuanya apakah akan masuk Jalur Gaza.
Netenyahu menjawab, militer 'Israel' terpaksa masuk wilayah perbatasan Jalur Gaza  setelah 13 pasukan bersenjata Hamas keluar dari salah satu terowongan dekat Kobest Shova (wilayah Yahudi) di sebelah selatan Jalur Gaza. Ia juga menegaskan, kalau tidak ada invasi darat, 'Israel' akan kehilangan 1000 serdadu dalam sekali pukulan (serangan) Hamas ke Kobets di wilayah lingkar Jalur Gaza  antara korban luka dan tewas.
Dalam agresi terakhir 'Israel' ke Jalur Gaza, Brigade Al-Qassam memberikan pukulan telak dan akurat dalam sejumlah serangan. Melalui terowongan, Al-Qassam berhasil melakukan serangan dari balik barisan musuh dan berhasil membunuh melukai puluhan serdadu Zionis serta berusaha menyandera seorang serdadu dalam aksi membidik pos Nahal Oz di timur Gaza. (at/Infopalestina.com)

0 Komentar:

Posting Komentar