BERITA TERKINI :
Home » » Tanah Al-Quds Di Gaza....Amanah Dan Janji Untuk Membebaskannya

Tanah Al-Quds Di Gaza....Amanah Dan Janji Untuk Membebaskannya





Gaza-Pusat Informasi Palestina: Ummu Nadzim, seorang warga Gaza berbangga bisa membawa segenggam tanah dari Al-Quds yang diletakkannya di sebuah botol, kemudian dihadiahkannya kepada Ismail Haniyah, wakil ketua biro politik Hamas, sebagai bentuk simbolis tentang janji melindungi tanah air, dan berjuang membebaskan kota yang diberkahi dari penjajahan Israel.

Ummu Nadzim, satu dari 500 warga Gaza yang berhasil shalat di Masjidil Aqsha, dalam kunjungan pertama sejak tahun 2006 lalu, dalam rangkaian gelombang pertama kunjungan  warga Gaza ke kota Al-Quds pada hari kedua Idul Adha.
Amanah Telah Sampai
Sementara itu perasaan haru menyelimuti wakil ketua biro politik Hamas, Ismail Haniyah saat menerima hadiah segenggam tanah dari Al-Quds. menurutnya, hadiah tersebut sangat mahal dan tak bisa ditaksir dengan harga. Tanah ini pernah disiram dengan darah para sahabat Nabi SAW dan para mujahidin, termasuk syahid Abdul Qadir al Husaini, komandan pertempuran al Qasthal, dan para syuhada lainnya yang telah menyirami tanah Palestina dengan darah syahid mereka.
Haniyah berbahagia mendapatkan hadiah dari Ummu Nadzim ini, ia menegaskan, kebar gembira untuk shalat di Masjidil Aqsha telah dimulai. Dan hadiah tersebut merupakan amanah di pundak mereka untuk membebaskan Al-Quds dan Masjidil Aqsha.  
Haniyah mengatakan, “Inilah tanah yang pernah dilalui oleh para sahabat, dan kami akan menyucikannya dari noda zionis.”
Buah Pertempuran Al Ashfu al Ma’kul
Kunjungan gelombang pertama warga Gaza ke Masjidil Aqsha merupakan buah dari kemenangan perlawanan dalam pertempuran al Ashfu al Ma’kul. Di antara teks kesepakatan gencatan senjata adalah penghentian serangan dan memberikan kemudahan warga dari Gaza ke Tepi Barat.
Menurut Kementerian Urusan Sipil Palestina, kunjungan tersebut merupakan yang pertama sejak tahun 2006 lalu, sekitar 1500 warga Gaza diijinkan mengunjungi Masjidil Aqsha al Mubarak, yang terbagi 3 gelombang, setiap gelombang 500 orang warga, mulai Ahad –Selasa.
Haniyah mengatakan, “Kunjungan ini merupakan buah dari benih kemenangan besar yang diraih Gaza, di tangan para pejuang perlawanan, dan digaris depannya Brigade Al-Qassam.” Haniyah menyampaikan penghargaan kepada para syuhada pertempuran al Ashfu al Ma’kul yang telah melempangkan jalan untuk kunjungan ke Al-Aqsha.
Kebahagiaan Para Pengunjung
Warga Gaza yang berkunjung ke Al-Aqsha memaparkan kebahagiaan besar mereka, harapan mereka kunjungan ini sebagai langkah awal bagi kemudahaan aktifitas dan kunjungan lainnya ke Al-Aqsha, dan puncaknya Al-Aqsha bisa dibebaskan dari cengkraman penjajah.
Seorang warga lainnya, Ummu Muhammad dari Rafah mengatakan, “Saya takjub saat pertama kali melihat Masjidil Aqsha, dan air mata menetes dengan derasnya. Suatu kebanggaan bisa mengunjungi masjid pertama, dan kiblat pertama, serta masjid ketiga yang dimuliakan setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.”
Para pengunjung menunaikan shalat dhuhur di Masjidil Aqsha, kemudian mereka menyibukan diri dengan membaca al Quran dan shalat sunah serta doa untuk kebebasan al Quds, al Aqsha dan para tawanan. Mereka berdoa semoga Gaza bisa terbebas dari cengkraman blokade zalim penjajah zionis.
Salah seorang pengunjung lainnya mengatakan, “Kunjungan ini yang pertama kali bagi saya sejak tahun 1983. Saya berdoa meminta kepada Allah agar Masjidil Aqsha bisa terbebas dari cengkraman penjajah zionis, dan kemudian menjadi menara yang menyinari dunia.” (qm/infopalestina.com)
Bagi Artikel ini :

0 Komentar:

Sampaikan komentar anda

Untuk perbaikan kami... !

 
Supported by : KNRP Kota Bima | Divisi Media dan Humas
Hak Cipta © 2013-2014 KNRP│Kota Bima Online - All Rights Reserved
Web prepared by abujadidbima Published by Divisi Media dan Humas
Proudly developed by abujadidbima