BERITA TERKINI :
Home » » Laporan: Israel Bunuh 24 Palestina Sejak Awal Tahun 2015

Laporan: Israel Bunuh 24 Palestina Sejak Awal Tahun 2015






Ramallah – Pusat Informasi Palestina: "The Arab Organization for Human Rights" di Inggris menegaskan bahwa kejahatan pembakaran yang dilakukan para pemukim Yahudi terhadap rumah warga Palestina di desa Doma pinggiran Nablus pada Jum’at (31/7) pagi lalu, yang menewaskan seorang bayi Ali Dawabishah dan melukai seluruh anggota keluarga lainnya, bukanlah hal yang aneh bagi masyarakat Israel. Perbuatan itu bukanlah kejahatan pertama yang dilakukan para pemukim Yahudi. Pemerintah penjajah Zionis secara begantian sepanjang dekade telah melakukan kejahatan paling mengerikan terhadap rakyat Palestina.
Dikatakan bahwa pemerintah penjajah Israel yang telah merampas tanah dan membangun permukiman-permukiman Yahudi dalam proses pencurian terbesar milik warga Palestina, kemudian pemerintah-pemerintah Zionis mendatangkan para pemukim Yahudi dari seluruh belahan bumi dan memukimkan mereka di permukiman-permukiman tersebut hingga jumlah permukiman Yahudi mencapai lebih dari 250 kompleks permukiman dan jumlah pemukim pendatang Yahudi mencapai lebih dari setengah juta jiwa di wilayah Tepi Barat.
Di kompleks-kompleks permukiman ini dilakukan pelatihan bagi para pemukim Yahudi menggunakan senjata mulai dari anak-anak hingga orang tua. Karena itu sangat langka menemukan orang Yahudi tanpa bersenjata. Di komleks-kompleks permukiman tersebut ada sekolah-sekolah yang mendapatkan segala dukungan dan bantuan dari pemerintah Israel. Anak-anak dan remaja belajar dan mereka tumbuh kembang melalui pendidikan yang mengajarkan kebendian terhadap Arab (Palestina), pembunuhan mereka dan pentingnya mengusir mereka dengan alasan tanah ini adalah yang dijanjikan yang diberikan oleh Tuhan kepada Bani Israel.
"The Arab Organization for Human Rights" menambahkan, “Yang menjadikan kami percaya bahwa kejahatan pembakaran Ali Dawabishah sebagai kelanjutan dari berbagai kejahatan penjajah Zionis dan kebrutalannya, serta kelanjutan dari penumpahan darah Palestina dalam kerangka kebijakan sistematis, adalah alat pembunuh Israel yang tidak berhenti sesaat pun sepanjang dekade dan sejak awal tahun hingga akhir Juli lalu, ditambah tiga korban yang gugur pada hari Jum’at lalu, Israel telah membunuh 24 warga Palestina, tujuh di antaranya terjadi para bulan Juli lalu.”
"The Arab Organization for Human Rights" menyerukan kepada kantor penuntut umum Mahkamah Pidana Internasional untuk segera menuntut orang-orang yang bertanggung jawab atas kejahatan-kejahatan ini. Ditegaskan bahwa “sekarang adalah waktunya orang-orang Palestina melihat cahaya di ujung terowongan yang gelap”. (asw/infopalestina.com)
Bagi Artikel ini :

0 Komentar:

Sampaikan komentar anda

Untuk perbaikan kami... !

 
Supported by : KNRP Kota Bima | Divisi Media dan Humas
Hak Cipta © 2013-2014 KNRP│Kota Bima Online - All Rights Reserved
Web prepared by abujadidbima Published by Divisi Media dan Humas
Proudly developed by abujadidbima